Perahu Kertas
setelah berhari-hari curi-curi waktu di tengah kepadatan
aktifitas, akhirnya saya berhasil merampungkan membaca novel Perahu
Kertas. banyak hal yang membuat saya terkesan dari novel ini.
konflik-konflik yang dihadirkan Dee dalam novel ini tidak seperti
novel percintaan pada umumnya, plot yang rumit, emosi yang kian
naik-turun kadang membuat saya meragukan bahwa kedua tokoh utama ini
akan bersatu pada akhirnya.
mudah ditebak dari awal bahwa tokoh Keenan dan Kugy merupakan
pasangan yang memiliki perasaan mendalam satu sama lain. namun yang
membuat saya salut dengan cerita ini adalah konflik-konflik yang mereka
hadapi bertahun-tahun.
bahkan saya sempat merasa tersindir dan tertampar dengan beberapa
plot dalam novel ini. terlebih scene dimana Keenan dan Kugy bertemu
kembali di acara pertunangan sahabatnya setelah mereka berpisah 4 tahun
tanpa kabar. siapapun, kapan pun, dimana pun dapat mengalami scene
seperti itu.
saya salut akan kepiawaian Dee dalam menghidupkan tokoh-tokohnya
dalam tulisan. novel ini tidak sekedar mengisahkan tentang percintaan,
namun lebih kepada impian, kehidupan, pengorbanan, takdir, dan kejutan
dari Tuhan.
sangat recommended bagi kamu yang belum percaya bahwa hidup itu sudah disetting.
saat ini saya belum menonton film Perahu Kertas karya Hanung
Bramantyo, karena film nya terbagi menjadi dua bagian. dan saya sedang
menunggu bagian keduanya direlease jadi bisa sekalian ditonton. namun
saya sudah mengintip trailer nya dan saya rasa ada banyak perbedaan yang
dibuat Hanung. belum tahu apakah perbedaan itu berdampak positif atau
negatif.
berikut beberapa plot dalam novel yang berkesan bagi saya: