Minggu, 03 Februari 2013

Diposting oleh Unknown di 00.06 0 komentar

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif
Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) adalah satuan kerja dibawah BATAN yang mengemban tugas dan fungsi  melaksanakan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pengendalian keselamatan lingkungan untuk mendukung kegiatan pemanfaatan iptek nuklir.
Limbah radioaktif adalah zat radioaktif dan atau bahan serta peralatan yang telah terkena zat radioaktif atau menjadi radioaktif karena pengoperasian instalasi nuklir atau instalasi yang memanfaatkan radiasi pengion yang tidak dapat digunakan lagi (Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2002).
Limbah radioaktif umumnya ditimbulkan dari kegiatan penelitian pengembangan (litbang), rumah sakit dan industri.  Limbah radioaktif yang ditimbulkan kegiatan litbang umumnya berbentuk kertas, shoe cover, sarung tangan, peralatan gelas terkontaminasi dan lain-lain.  Dari rumah sakit ditimbulkan limbah radioaktif dalam bentuk sumber bekas radioterapi dan jarum radium.  Sedangkan dari industri umumnya ditimbulkan sumber bekas yang berasal dari sistem pengukuran ketebalan bahan, ketinggian media di dalam tanki, dan lain-lain.

1.     Pastikan jenis dan karakteristik limbah telah didata dengan lengkap dan benar serta diverifikasi oleh PPR (Petugas Proteksi Radiasi) dan yang memiliki kewenangan.
2.     Pastikan pelimbahan dan ijin pengangkutan telah mendapatkan persetujuan dari BAPETEN.
3.     Unduh (download) formulir isian pelimbahan yang sesuai pada menu DOWNLOAD  .
4.     Isi formulir tersebut dengan benar.
5.     Kirimkan formulir yang telah diisi ke adminplr@batan.go.id atau melalui faksimili di nomor 021-7560927.
6.     Tunggu verifikasi permohonan yang akan dikirimkan melalui email atau faksimili. (verifikasi berisikan pembiayaan, username dan password untuk login melihat status proses pelimbahan di web).
7.     Lakukan pembayaran biaya pelimbahan dengan tunai atau dengan transfer ke rekening  Bank Mandiri No Rek: 101-000216685  atas nama Bendahara Penerimaan BATAN Pusat Teknologi Limbah Radioaktif. Pastikan pada transfer telah tercantum berita “Pembayaran pelimbahan limbah xxxx, sebanyak xxxx, atas nama xxxx, order ID xxxx.
8.     Kirimkan bukti transfer ke adminplr@batan.go.id atau Faksimili
9.     Konfirmasi jadwal pengiriman limbah melalui email, telp atau faksimili.
10.  Jika diperlukan, lakukan monitoring status pelimbahan dengan login di web ini.


Laboratorium PTKMR BATAN merupakan layanan terpadu kesehatan, keselamatan, lingkungan dan metrologi radiasi yang terdiri dari berbagai laboratorium pelayanan masyarakat dan industri yang telah terakreditasi KAN ISO 17025 LP-206-IDN sebagai laboratorium penguji. Laboratorium PTKMR dilengkapi fasilitas yang lengkap yang terdiri dari alat-alat yang canggih dan terpelihara, sumber daya manusia yang handal dan metode terkini serta diawasi oleh sistem mutu yang baik.
Laboratorium PTKMR BATAN memiliki beberapa fasilitas antara lain, Fasilitas Laboratoium Kalibrasi, Laboratorium Standarisasi, Laboratorium Keselamatan dan Kesehatan, Laboratorium Proteksi Radiasi, Laboratorium Lingkungan, Pelayanan kesehatan, Laboratorium Kedokteran Nukir dan Laboratorium Fisika medik.
Tujuan sistem manajemen Laboratorium PTKMR BATAN adalah untuk memberikan pelayanan pengujian mengenai keselamatan daerah kerja, keselamatan pekerja radiasi, bungkusan zat radioaktif, fungsi pesawat sinar-X diagnostik. kesehatan pekerja dan keselamatan lingkungan yang memuaskan pelanggan secara aman, akurat dan tepat waktu. Sasaran mutu Laboratorium PTKMR adalah menjadikan laboratorium layanan acuan nasional bidang keselamatan, kesehatan dan lingkungan berbasis teknologi nuklir, yang kemudian dalam jangka panjang menjadi laboratorium layanan acuan regional. Untuk itu Laboratorium PTKMR BATAN mempunyai komitmen:
  • Menggunakan metode pengujian yang diterapkan dan sesuai dengan persyaratan nasional, internasional dan kesepakatan dengan pelanggan.
  • Menerapkan sistem manajemen yang didukung oleh tenaga kerja terlatih, prosedur mutakhir, peralatan terpelihara dan organisasi yang mantap.
  • Melaksanakan pengujian secara profesional dan dengan penuh tanggung jawab.
  • Tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengurangi kepercayaan dalam kemandirian pertimbangan dan integritasnya dalam kegiatan yang dilakukan
  • Melaksanakan audit internal dan kaji ulang manajemen secara berkala,
  • mengoperasikan laboratorium sesuai dengan ISO/IEC 17025:2005 secara konsisten dan meningkatkan efektivitas sistem manajemen secara berkelanjutan.

Bandung (30/01/2013). Menumbuhkembangkan peserta didik sehingga mampu mandiri, berdaya cipta, belajar sepanjang hayat, untuk beradaptasi mengikuti perkembangan, demikian salah satu misi SMAN 6 Bandung yang berkunjung ke PTNBR BATAN Bandung pada 28 Januari 2013.

Rombongan pelajar dan guru pembimbing yang berjumlah 212 orang  ini diterima oleh Dra. Arie Widowati, MT staf Subbagian Dokumentasi Ilmiah PTNBR BATAN, yang terlebih dahulu memaparkan gambaran singkat tentang struktur organisasi di BATAN khususnya PTNBR, cara kerja sebuah reaktor nuklir, serta pemanfaatan teknologi nuklir bagi kesejahteraan masyarakat. 

Para pelajar terlihat begitu besar keingintahuannya tentang teknologi nuklir. Apalagi setelah mereka diajak untuk mencicipi salah satu produk makanan hasil pemanfaatan teknologi nuklir untuk pengawetan makanan. Kemudian rombongan mengunjungi fasilitas-fasilitas penelitian yang ada di PTNBR BATAN, diantaranya reaktor TRIGA 2000, laboratorium PTNBR, instalasi pengelolaan limbah radioaktif, melihat cara kerja mesin produksi Nitrogen cair serta, mencoba pemakaian hand and foot monitor yang ada di laboratorium sintesis senyawa bertanda.


Rabu, 10 Oktober 2012

AKU ADA (From : rectoverso)

Diposting oleh Unknown di 04.51 0 komentar



AKU ADA (From : rectoverso)


 Melukiskanmu saat senja
Memanggil namamu ke ujung dunia
Tiada yang lebih pilu
Tiada yang menjawabku selain hatiku
Dan ombak berderu

Selasa, 09 Oktober 2012

Perahu Kertas

Diposting oleh Unknown di 06.47 0 komentar
Perahu Kertas 
 
 
setelah berhari-hari curi-curi waktu di tengah kepadatan aktifitas, akhirnya saya berhasil merampungkan membaca novel Perahu Kertas. banyak hal yang membuat saya terkesan dari novel ini.
konflik-konflik yang dihadirkan Dee dalam novel ini tidak seperti novel percintaan pada umumnya, plot yang rumit, emosi yang kian naik-turun kadang membuat saya meragukan bahwa kedua tokoh utama ini akan bersatu pada akhirnya.
mudah ditebak dari awal bahwa tokoh Keenan dan Kugy merupakan pasangan yang memiliki perasaan mendalam satu sama lain. namun yang membuat saya salut dengan cerita ini adalah konflik-konflik yang mereka hadapi bertahun-tahun.
bahkan saya sempat merasa tersindir dan tertampar dengan beberapa plot dalam novel ini. terlebih scene dimana Keenan dan Kugy bertemu kembali di acara pertunangan sahabatnya setelah mereka berpisah 4 tahun tanpa kabar. siapapun, kapan pun, dimana pun dapat mengalami scene seperti itu.
saya salut akan kepiawaian Dee dalam menghidupkan tokoh-tokohnya dalam tulisan. novel ini tidak sekedar mengisahkan tentang percintaan, namun lebih kepada impian, kehidupan, pengorbanan, takdir, dan kejutan dari Tuhan.
sangat recommended bagi kamu yang belum percaya bahwa hidup itu sudah disetting.
saat ini saya belum menonton film Perahu Kertas karya Hanung Bramantyo, karena film nya terbagi menjadi dua bagian. dan saya sedang menunggu bagian keduanya direlease jadi bisa sekalian ditonton. namun saya sudah mengintip trailer nya dan saya rasa ada banyak perbedaan yang dibuat Hanung. belum tahu apakah perbedaan itu berdampak positif atau negatif.
berikut beberapa plot dalam novel yang berkesan bagi saya:

Manusia, Bukan Cuma “Mama”

Diposting oleh Unknown di 06.38 0 komentar
Manusia, Bukan Cuma “Mama”



Dua malam sebelum jadwal siaran rutinnya setiap Selasa pagi di Cosmopolitan FM, Reza mendiskusikan topik siarannya dengan saya. Dia ingin membahas dinamika relasi anak yang sudah dewasa dengan orangtuanya. Saya langsung setuju. Jatuh-bangun dan pahit-manis dinamika tersebut adalah masalah universal yang harus dihadapi oleh semua orang. Cepat atau lambat. Suka tak suka.

Kami lantas berdiskusi tentang banyak aspek, antara lain: pengondisian orangtua kita dulu yang akhirnya membentuk perilaku dan pola asuh mereka terhadap kita, hingga seringkali yang mereka terapkan bukanlah yang terbaik bagi anak melainkan sekadar meneruskan warisan dari orangtua mereka sebelumnya. Dan hal itu berlangsung dari generasi ke generasi, termasuk pada kita saat kebagian giliran jadi orangtua. Belum lagi kalau ternyata pola-pola tersebut meninggalkan trauma. Dalam pekerjaannya, Reza tak jarang menemukan belitan trauma akibat pola asuh masa kecil yang bisa mencengkeram seseorang meski umurnya sudah uzur.

Aspek lainnya lagi yang kami bahas adalah kejujuran yang utuh dan lengkap dalam komunikasi antara anak dan orangtua. Seringkali, karena takut dibilang durhaka, tekanan normatif, dsb, kita memilih untuk tidak terbuka seratus persen pada orangtua kita. Akibatnya, anak tetap tidak bisa menunjukkan otentisitasnya sebagai individu, dan orangtua pun terus ‘terperangkap’ dalam ilusi bahwa anaknya, mau berapa pun usianya sekarang, tetaplah Si Upik dan Si Buyung yang harus terus menerus diawasi dan dikendalikan.

Namun baru pada pagi inilah, saat saya mendengarkan siaran Reza secara langsung, mendarat hantaman yang juga langsung di batin saya. Pada segmen-segmen akhir, Reza berbicara mengenai transisi yang seringkali tak lancar—bahkan mungkin tak pernah terjadi—dalam perubahan peran “anak” dan peran “orangtua” menuju individu-individu yang real, sejajar, dan apa adanya. Kita jarang atau bahkan tak pernah mengenal orangtua kita sebagai manusia—titik—dan bukannya Sang Pemberi Kehidupan, Sang Pemberi Makan, Sang Pengayom, Sang Pelindung, atau Sang Pengasuh. Sebaliknya, orangtua kita pun jarang bahkan mungkin tak pernah mengenal anak-anaknya sebagai manusia—saja—dan bukannya Si Buah Hati, Si Penerus Keturunan, Si Harapan Bangsa & Keluarga, dst. Semua “Sang” dan “Si” tadi memang terdengar luhur dan mulia, tapi juga membius dan melenakan jika kita terus terjebak di dalamnya.

Izinkan saya berbagi sekelumit kisah pribadi. Tentang saya dan perempuan dalam foto di atas... Mama.

Diposting oleh Unknown di 06.09 0 komentar

Tahu Nggak, Inilah Jose Mujica Presiden Termiskin Di Dunia

Written By Mukti Effendi on Saturday, October 6, 2012 | 3:45 PM

Jose Mujica Presiden Termiskin Di Dunia Seorang presiden umumnya hidup enak dan nikmat dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang diberikan dan tentu saja gaji yang besar. Namun percaya atau tidak, hal berbeda didapatkan oleh presiden yang satu ini. Dia mendapat sebuah julukan dari rakyatnya sebagai 'presiden paling miskin di dunia'.
www.anehdidunia.com

Senin, 01 Oktober 2012

KOKOLOGI

Diposting oleh Unknown di 06.42 0 komentar
Udah pada tau kan yang namanya "KOKOLOGI"????
itu tuh... sebuah permainan dari jepang untuk mengetahui sifat dan kepribadian kita..
langsung saja mari kita bermain KOKOLOGI :)


******************************************************************************
******************************************************************************


PERTANYAAN 1
Suatu hari ada seekor burung berwarna biru tiba-tiba masuk ke rumah anda dan terperangkap didalamnya. anda pun berniat untuk memeliharanya. namun ada suatu keanehan yang terjadi pada burung tersebut.
Pada hari pertama warna burung tersebut berubah dari biru menjadi kuning
Pada hari kedua berubah lagi dari kuning menjadi merah terang.
hari ketiga berubah lagi menjadi hitam

coba pikirkan!!!
akan berubah menjadi warna apakah burung tersebut di hari berikutnya????
coba pilih salah satu :


 

Naftalita Ghaniyu Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos